Jenis-jenis Penyakit Kucing
1. Penyakit Akibat Virus (Sangat Menular)
- Feline Panleukopenia (FPV): Dikenal sebagai distemper kucing, penyakit ini sangat menular dan mematikan, terutama bagi anak kucing. Gejalanya meliputi demam tinggi, muntah, diare berdarah, dan dehidrasi parah.
- Feline Calicivirus (FCV): Penyebab utama flu kucing yang ditandai dengan bersin, hidung berair, dan sariawan menyakitkan di area mulut.
- Feline Infectious Peritonitis (FIP): Disebabkan oleh mutasi virus corona kucing; penyakit ini sulit disembuhkan dan sering kali berakibat fatal.
- Feline Immunodeficiency Virus (FIV) & Leukemia (FeLV): Keduanya menyerang sistem kekebalan tubuh, membuat kucing rentan terhadap infeksi sekunder dan kanker.
2. Gangguan Organ dan Metabolisme
- Penyakit Ginjal Kronis (CKD): Sangat umum pada kucing senior, ditandai dengan peningkatan rasa haus, sering buang air kecil, dan penurunan berat badan.
- Diabetes Melitus: Gangguan pengaturan gula darah yang sering menyerang kucing dengan obesitas.
- Hipertiroidisme: Gangguan tiroid yang menyebabkan penurunan berat badan drastis meski nafsu makan meningkat.
3. Masalah Kulit dan Parasit
- Infeksi Jamur (Ringworm): Menyebabkan bulu rontok berbentuk lingkaran dan kulit bersisik; penyakit ini dapat menular ke manusia.
- Parasit Kulit: Termasuk kutu, tungau telinga (ear mites), dan scabies yang menyebabkan gatal luar biasa.
- Parasit Internal: Cacingan (cacing pita, gelang, atau tambang) yang menyerang saluran pencernaan.
4. Penyakit yang Menular ke Manusia (Zoonosis)
- Toksoplasmosis: Disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii yang dapat menyebar melalui feses kucing.
- Cat Scratch Disease: Infeksi bakteri Bartonella henselae yang menular melalui cakaran atau gigitan kucing.
- Rabies: Virus mematikan yang menyerang saraf pusat; penularan terjadi lewat air liur atau gigitan.
5. Gangguan Lainnya
- Penyakit Gigi (Dental Disease): Seperti gingivitis dan periodontitis, dialami oleh lebih dari 20% populasi kucing.
- Obesitas: Masalah kesehatan yang signifikan karena memicu penyakit lain seperti diabetes dan nyeri sendi.
- Gangguan Mental: Contohnya Obsessive Compulsive Disorder (OCD) yang menyebabkan perilaku menjilat bulu secara berlebihan.
.・゜゜・𓃠𓃠𓃠𓃠.・゜゜・
Komentar
Posting Komentar